Tuesday, February 03, 2009

Kesehatan : Kesaksian dari seorang pecandu Rokok ; Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula


Ini merupakan kesaksian dari seorang pecandu rokok,nich kesaksiannya...

Nama saya Abdul Rohim, biasa dipanggil di kalangan teman para pengojek "Ohim". Saya berumur 26 tahun, tinggal di Rumbut Depok, dan sudah berkeluarga.

Ngojek adalah pekerjaan utama saya dan telah saya lakoni hampir 13 tahun.Sejak saya di vonis sakit Paru oleh dokter pada bulan Mei 2008 saya menjalani rawat inap selama 1 bulan di rumah sakit dan rawat jalan selama 6 bulan, dan hingga saat ini saya belum dapat bekerja kembali.

Pada waktu saya sakit seluruh badan saya terasa lemah, dada terasa sesak, batuk, demam, pusing dan tidak mampu menggerakkan anggota badan sama sekali, saat itu berat badan saya tinggal sekitar 30 kg saja, ......... betapa tersiksanya hidup saya.

Alhamdulillah saya mulai pulih hingga saat ini, dan bertekad untuk memberikan pengalaman kepada teman-teman saya untuk memperoleh pelajaran yang saya alami.

Saya mulai merokok pada waktu kelas 1 SMP dan terus dilakukan minimal merokok 1 bungkus perhari selama hampir 13 tahun sampai saya di vonis sakit akibat rokok.

Saya ini ibarat sudah jatuh tertimpa tangga pula. Kalau dihitung pengeluaran rokok saya selama 13 tahun mungkin saya sudah membuang uang sekitar puluhan juta rupiah bahkan lebih. Ditambah lagi penyakit yang saya derita dan pengeluaran biaya yang tidak sedikit pada waktu saya sakit.

Selama saya sakit sudah tak terhitung biaya pengobatan yang dikeluarkan untuk menutup biaya pengobatan penyakit saya. Untuk menanggulangi biaya pengobatan yang masih perlu ditanggung, orang tua saya mencari bantuan dari saudara dan tetangga, selain itu mencari beberapa pinjaman dengan menggadaikan surat rumah.

Saat ini untuk memulihkan kondisi sakit saya, saya tidak bekerja lagi. Padahal saya harus menanggung beban hidup keluarga dan orang tua saya.

Teman-temanku, jangan ragu tinggalkan rokok mulai saat ini. Ternyata rokok hanya memberikan kenikmatan sesaat, rokok sangat berbahaya bagi kesehatan dan sebenarnya pengeluaran rokok dapat digunakan untuk membantu gizi dan pendidikan anak kita. Tidak ada kata terlambat untuk meninggalkan rokok................Wassalam, Rohim

Sumber : http://www.promosikesehatan.com/?act=article&id=455

8 komentar:

Daniel Azhari said...

Berkunjung.... permisi numpang baca2 artikelnya sambil bersilaturahmi dengan sobat2 bloger, blog nya oke banget yach... :)

Daniel Azhari said...

Berkunjung.... permisi numpang baca2 artikelnya sambil bersilaturahmi dengan sobat2 bloger, blog nya oke banget yach... :)


Mantap cuy...
sukses ya...

silahkan mampir..
http://gitarkeren.blogspot.com

LiputanOne said...

semoga bisda jadi nasihat bagi para perokok

' Li ' said...

wahhh atut...susah berenti merokok niy hiks...^^

adel said...

hayo... yang merokok silahkan di baca dan di cermati

cak Dh1k4 said...

Waduh jadi kepikiran buat berhenti ngrokok, tapi berat juga sih.. tapi daripada kaya testimoni yang barusan... thanks buat infonya ya... berguna banget

Brigadista said...

wahahhhh, bahaya juga ya???

aprie said...

masih cowok tanpa rokok..
setuju?