Showing posts with label olahraga. Show all posts
Showing posts with label olahraga. Show all posts

Thursday, May 28, 2009

FC Barcelona UEFA CHAMPION 2008-2009 campeón


Barcelona mengukir sejarah dengan menjadi juara Liga Champions musim 2008/09 setelah menundukkan Manchester United di final.

Barcelona memenangi duel final Liga Champions, Kamis (28/5) dinihari WIB di Olimpico, Roma melawan Manchester United dengan skor 2-0. Samuel Eto'o dan Lionel Messi menjadi pencetak gol Barca di laga itu.

Hasil tersebut memastikan dominasi Barcelona di kompetisi domestik dan Eropa musim ini. Seminggu sebelumnya El Catalan meraih dua titel La Liga Primera Spanyol dan Copa Del Rey.

Dengan kesuksesan itu, Barcelona kini mengoleksi tiga tropi juara Liga Champions, menyamai koleksi Manchester United. Dua tropi lain didapat pada musim 2005/06 dan 1991/92.

Itu artinya, Barcelona menjadi tim pertama Spanyol yang meraih tripleta gelar bergengsi dalam satu musim. Barcelona juga menyamai prestasi Manchester United di musim 1998/1999 dengan meraih treble.

Bukan hanya Barcelona yang masuk dalam catatan sejarah Liga Champions. Pep Guardiola juga masuk didalamnya.

Pelatih berusia 38 tahun 129 hari itu menjadi pelatih termuda dalam sejarah 49 tahun terakhir Liga Champions. Guardiola tercatat sebagai pelatih ketiga termuda yang berhasil mengantar timnya menjadi kampiun, setelah Miguel Munoz (Real Madrid 1960, 38 tahun 121 hari) dan Jose Villalonga (Real Madrid 1956, 36 tahun 185 hari).

Guardiola juga menjadi orang keenam yang bisa menyegel gelar sebagai pemain dan pelatih, dan menjadi orang ketiga yang bisa melakukannya di klub yang sama.

Lionel Messi juga muncul dalam catatan sejarah Liga Champions musim ini. Berkat satu gol dari kepalanya, Messi menobatkan dirinya sebagai topskor dengan sembilan gol dan berpeluang besar menyabet titel Pemain Terbaik musim ini.

felicidades, Barca!



Read More......

Tuesday, May 26, 2009

Barcelona FC Spanish La Liga Champion 2008-2009


Barcelona sudah dinyatakan menjadi juara La Liga sejak pekan lalu, tapi baru pekan ini trofi juara diangkat oleh pemain-pemain Barca. Namun, selebrasi tersebut sedikit tercoreng dengan kekalahan dari Osasuna.

Los Blaugranas keluar sebagai juara La Liga setelah rival terdekat mereka, Real Madrid, takluk 0-3 di tangan Valencia pekan lalu. Sial bagi Barca, kala itu mereka gagal melengkapi kesuksesan tersebut dengan kemenangan. Alih-alih meraih tiga angka, mereka malah kalah 1-2 di tangan Mallorca.

Pekan ini mereka kebagian menjamu tim papan bawah Osasuna. Namun, karena sudah menjadi dinobatkan menjadi juara, laga yang berlangsung di Nou Camp, Minggu (24/5/2009) dinihari WIB, ini sudah tak berpengaruh besar lagi bagi mereka.

Di depan Barca masih ada satu pertandingan yang lebih penting, yakni final Liga Champions. Pada pertandingan yang bakal dihelat di Stadion Olimpico Roma itu Los Cules akan menghadapi juara Inggris musim ini, Manchester United.

Wajar apabila kemudian Barca menyimpan sejumlah pemain intinya. Nama-nama seperti Lionel Messi, Xavi Hernandez, Thierry Henry, dan Andres Iniesta disimpan untuk menghadapi The Red Devils sehingga jadilah Barca tampil dengan pemain lapis kedua.

Barca memang tak tampil jelek dan bisa menghasilkan beberapa peluang, namun tak satu pun yang berbuah menjadi gol. Sebaliknya, Osasuna berhasil membobol gawang mereka lewat sundulan Walter Pandiani, dan itulah satu-satunya gol dalam laga tersebut.

Toh demikian, kekalahan itu tak menghalangi Nou Camp berselebrasi. Di akhir laga, satu per satu pemain Barca mengangkat trofi juara. Sementara sang manajer, Josep Guardiola, diangkat tinggi-tinggi oleh pemain-pemainnya karena dialah nahkoda Barca untuk kembali menjadi juara Spanyol.

Setelah dua musim tak mengangkat trofi juara--yang mana justru lepas ke tangan Madrid--Barca memang layak untuk merayakan kesuksesan ini. Sebelumnya mereka juga berhasil merengkuh gelar juara pada Copa del Rey, dan kini tinggal satu trofi lagi yang tengah mereka bidik: Liga Champions.

sumber : detiksport.com

Read More......

Sunday, May 24, 2009

Olahraga : Wolfsburg secure Bundesliga title in style


VfL Wolfsburg are the new champions of Germany after a commanding 5-1 last-day victory over Werder Bremen earned them their maiden Bundesliga crown, with FC Bayern München obliged to settle for second spot.

Worthy performance
Two points clear ahead of their match against the UEFA Cup runners-up and enjoying a healthily superior goal difference, Felix Magath's side knew a draw would more than likely suffice, but they went about their task with unwavering focus and were in front through Zvjezdan Misimović after just five minutes. Bundesliga top scorer Grafite then weighed in ten minutes later and although Diego responded for Bremen five minutes after a Sebastian Prödl (26) own goal, Grafite (56) headed his 28th of the season and Edin Džeko (74) his 26th to allow Wolfsburg to lift the league trophy following a performance worthy of champions.

Stuttgart consolation
Had they lost, Bayern would now be celebrating as they defeated VfB Stuttgart 2-1. A Khalid Boulahrouz own goal (15) and Mark van Bommel's strike on the hour mark condemned the visitors to their first loss in ten matches, however they still held on to third place and will enter the UEFA Champions League in the play-off round next season because Hertha BSC Berlin, in fourth, succumbed 4-0 at Karlsruher SC.

Europa League
The UEFA Europa League play-off awaits Hertha as a result, while Hamburger SV will enter that competition in the third qualifying round after Piotr Trochowski's last-minute decider gave them a 3-2 victory at Eintracht Frankfurt. That lifted HSV above BV Borussia Dortmund, who could only draw 1-1 at VfL Borussia Mönchengladbach.

Arminia relegated
At the bottom, Karlsruhe's victory was not enough to stave off relegation and they will be joined in the second tier next term by DSC Arminia Bielefeld, following their 2-2 stalemate with Hannover 96. FC Energie Cottbus triumphed 3-0 over Bayer 04 Leverkusen and face a play-off with the team that finishes third in the 2. Bundesliga. Elsewhere, TSG 1899 Hoffenheim earned themselves a late 3-2 success at FC Schalke 04 while 1. FC Köln and VfL Bochum 1848 drew 1-1.

source : uefa.com


Read More......

Olahraga : Shakhtar Donetsk Juara Piala UEFA 2008-2009


Shaktar Donetsk, membuat kejutan di Piala UEFA. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, klub asal Ukraina itu mengangkat trofi bergengsi Eropa.

Stadion Sukru Saracoglu di Istanbul menjadi saksi sejarah, saat Shakhtar berhasil mengalahkan tim Jerman Werder Bremen 2-1, Kamis (21/5/2009). Dua pemain asal Brasil, Ilsinho dan Jadson menjadi penentu kemenangan Shakhtar dengan gol-gol yang mereka sumbangkan.

Sejak awal, tanda-tanda kemenangan Shakhtar telah terlihat. Babak pertama mutlak menjadi milik Shakhtar. Dimotori bocah ajaib asal Brasil, Ilsinho, Hirnyky (julukan Shakhtar-Red) memborbardir habis pertahanan Bremen.

Werder yang turun tanpa jenderal lapangan Diego Ribas, kelimpungan mencari jalan keluar melakukan penyerangan. Werder berada di bawah bayang-bayang Shakhtar. Berkali-kali tusukan Ilsinho dari sisi kanan berhasil merusak pertahanan Werder.

Akhirnya pada menit ke-25, rangka gawang Bremen yang dikawal Tim Wiese kemasukan bola. Adalah upaya Ilsinho yang menyebabkan Werder tertinggal 0-1.

Sontekan kecil yang dilakukannya berhasil mengecoh Naldo dan bola diarahkannya kepada kompatriotnya, Luiz Adriano. Dengan satu sontekan pula, Adriano berhasil mengarahkan bola melewati Wiese.

Sepuluh menit berselang Werder menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas jarak jauh Naldo. Gol bek jangkung ini tercipta murni karena kesalahan kiper Andriy Pyatov yang tidak siap menghalau bola.

Di babak kedua Werder ganti memegang kendali permainan. Meski berupaya balik menggempur, lawan Bremen yang diasuh mantan pelatih Inter Milan, Mircea Lucescu, masih dapat mengimbangi skenario yang coba dikembangkan tim asal Jerman.

Kedua tim saling balik menyerang. Tapi satu peluang terbaik di babak kedua menjadi milik Bremen; di menit 70, sundulan Claudio Pizarro seharusnya berubah menjadi gol apabila Pyatov tidak melakukan penyelamatan gemilang.

Sundulan Pizarro menjadi aksi menegangkan terakhir di 45 menit kedua. Skor imbang 1-1 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Di sini, petaka menjamah Werder. Satu lagi pemain Brasil yang memperkuat Shakhtar, Jadson, memberikan keunggulan bagi Shakhtar usai memanfaatkan umpan bek kanan Darijo Srna. Kesalahan kiper juga memainkan peran dalam gol kedua Shakhtar di menit ke-97, di mana Wiese membiarkan bola melewati pegangannya.

Hingga perpanjangan waktu usai, Werder gagal menyamakan kedudukan. Walhasil, Shakhtar berhasil mencetak sejarah sebagai pemegang terakhir Piala UEFA, karena mulai musim depan nama turnamen diubah menjadi UEFA Europa League.

sumber gambar : uefa.com

Read More......

Sunday, May 17, 2009

Manchester United Secure Title With Arsenal Draw


His future may be up in the air, but Sir Alex Ferguson nevertheless opted to start Carlos Tevez up front in place of Dimitar Berbatov. Rio Ferdinand remains sidelined, leaving Jonny Evans at the back and Ryan Giggs as captain. Darren Fletcher also started in midfield as Manchester United lined up in something of a 4-3-3 formation.

Arsenal were without injured goalkeeper Manuel Almunia, so Lukasz Fabianski started between the sticks, while further depletion meant that midfielder Alex Song played at centre-back. Emmanuel Adebayor was also missing, but Andrey Arshavin was healthy enough to return.

First Half

Manchester United flew out of the traps quickly, but there was some hesitation from Cristiano Ronaldo as he passed up a chance to pull the trigger.

Gradually, after a couple of broken-down forays into United territory, Arsenal started to monopolise possession and looked, for all intents and purposes, like the home side.

Thus, United were keen to hit on the break, which they did to good effect through Ronaldo. He left Song trailing and picked out Rooney, but the onrushing forward scuffed his running shot.

An otherwise tentative first ten minutes out of the way, the sides then each created a good chance. First, Arshavin clipped a glorious ball over the top which Robin van Persie didn't know what to do with; he headed tamely over in the end. Still, the Russian playmaker was getting warmed up, causing trouble with his direct approach.

At the other end, Rooney peeled off Bacary Sagna and headed Michael Carrick's fine flighted ball down and past Fabianski's near post.

During the second part of the first half, chances were few and far between, and the patterns of the early stages repeated themselves. Samir Nasri's drive deflected into the arms of Edwin van der Sar on the half-hour mark; Van Persie sent a looping header into the arms of the 'keeper soon after.

Nasri then blasted goal-wards from 10 yards out, but his off-target shot hit Van Persie with too much velocity for the Dutchman to flick for goal.

United went closest through Ryan Giggs, who ballooned over after being teed up by Rooney, and Ronaldo, who hit a free-kick wide just before the break.

Second Half

The opening minutes of the second period had some needle to them: Fabregas and Nasri were booked, adding to Van Persie and Arshavin's first-half cautions. Then the rain came on, and the game opened up significantly.

Nevertheless, it took until just before the hour-mark before a couple of chances occurred. For the Gunners, Kieran Gibbs rifled into the side netting after some great build-up play. Soon after, United's Fletcher centred the ball from the right and Tevez spun superbly, shrugging off Kolo Toure in the process. However, Fabianski was quick off his line and slid in to repel the Argentine, before Ronaldo hit Row Z.

On 66 minutes, Sir Alex Ferguson made a brave, and unpopular, change as his side continued to struggle. Park Ji-Sung replaced Tevez, who proceeded to wave to the crowd on would could prove to be his last ever home game for the Red Devils.

Arsene Wenger raised the stakes further, sending Nicklas Bendtner and Theo Walcott on for Nasri and Arshavin.

One of the new boys, Park, actually did have the ball in the net shortly after his introduction. Ronaldo surged through the middle and, after teasing Fabianski, squared for the South Korean to roll home. However, they didn't get the benefit of the doubt and the Portuguese was flagged offside.

On 78 minutes, following some extended Arsenal pressure, Ronaldo went agonisingly close with a 20-yard free-kick effort which wouldn't quite curl inside the right-hand post.

The final ten minutes would be nervy for the home faithful. On 83', Song imitated a battering ram and charged through the home rearguard, before Fabregas' shot was touched wide by Van der Sar.

In injury time, Michael Carrick got his head on Van Persie's free-kick, for the second time in the game, but there was to be no late drama.

Thus it finished. It wasn't exactly pretty on the day, though Manchester United are the Premier League Champions 2008/09, completing their second top-flight hat-trick!




Read More......

Tuesday, April 28, 2009

Manchester United Veteran Ryan Giggs Backed For Knighthood


Salford-based government minister Hazel Blears has joined forces with Opposition Conservative spokesman Chris Grayling to back the recently launched petition to knight "the outstanding British footballer of the last generation", Ryan Giggs.

Blears, whose constituency is situated near Manchester United's home of Old Trafford, spoke highly of the veteran midfielder.

"Ryan Giggs, as well as an outstanding record on the pitch, has a proud record of voluntary work off the pitch, including with young players in Salford," began the minister.

"He is a positive role model in so many ways that he deserves the recognition of a knighthood."

The internet petition, launched from mustbered.com, has listed 11 reasons that would justify the knighting of 35-year-old Giggs.

Chris Grayling, Conservative spokesman and self-confessed Red Devil, has used his own political reputation to add weight to the claims that Giggs should be rewarded for his outstanding achievements.

"His achievements deserve to be recognised with a knighthood," concluded Grayling

source : http://goal.com


Read More......

Friday, March 27, 2009

Olahraga : Berikut 10 pemain paling sering dikasari musim ini versi Daily Mail:


Pelatih MU ini berkali-kali meminta wasit agar bertindak tegas kepada pelaku pelanggaran terhadap Ronaldo. Memang hubungan Ronaldo dengan wasit belakangan kurang harmonis. Kubu MU menyadari hal itu. Tapi mereka tetap minta wasit bertindak tegas.

Terakhir, Ronaldo sempat bersitegang dengan wasit Phil Dowd ketika Setan Merah dikalahkan Fulham 0-2. Lemahnya kepemimpinan wasit dikhawatirkan bisa membuat Ronaldo meninggalkan MU.

Namun, suratkabar Daily Mail membuat statistik pemain yang paling sering dikasari pemain lawan di kompetisi Liga Primer Inggris musim ini. Dari data 10 nama yang masuk, Ronaldo hanya menempati posisi ketiga hingga pekan ke-30.

Posisi pertama justru ditempati penyerang Bolton Wanderers, Kevin Davies, yang 73 kali dikasari pemain lawan. Tempat kedua diduduki gelandang West Ham United, Valon Behrami [70], diiikuti Ronaldo dan penyerang Wigan Athletic, Amr Zaki, yang sama-sama 64 kali dikasari.

Berikut 10 pemain paling sering dikasari musim ini versi Daily Mail:

1. Kevin Davies [Bolton Wanderers/73]
2. Valon Behrami [West Ham United/70]
3. Cristiano Ronaldo [Manchester United/64]
4. Amr Zaki [Wigan Athletic/64]
5. Jonas Gutierrez [Newcastle United/64]
6. Denilson [Arsenal/63]
7. Shaun Wright-Phillips [Manchester City/57]
8. Ashley Young [Aston Villa/54]
9. Steven Pienaar [Everton/50]
10. Geovanni [Hull City/41]

sumber : http://www.goal.com
sumber gambar : http://www.bwfc.co.uk/javaImages/a1/35/0,,1004~3749281,00.jpg

Read More......

Tuesday, March 24, 2009

Olahraga : Usai Jamu MU, Indonesia Ditunggu Cina Dan Belanda


Timnas Indonesia kebanjiran tawaran untuk ujicoba dari sejumlah tim elit Eropa.
Minim prestasi dikancah sepakbola internasional tidak membuat pamor timnas Indonesia luntur. Terbukti, sejumlah tim elit asal Eropa menyatakan kesediannya untuk melakoni uji tanding dengan Charis Yulianto dan kawan-kawan.

Bahkan PSSI dalam hal ini Badan Tim Nasional (BTN) harus menolak beberapa klub maupun negara tertentu yang mengajukan diri untuk menjajal kekuatan Indonesia, sebut saja timnas Selandia Baru.

Saat ini, skuad tim besutan pelatih Benny Dollo sudah dijadwalkan untuk menjajal tim elit asal Inggris, Manchester United (MU) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 24 Juli mendatang.

Setelah itu, timnas senior akan menghadapi timnas Cina, 15 Agustus 2009 di Jakarta. Dan, yang masih dalam proses negosiasi serius adalah menghadapi timnas Belanda.

“ Proses negosiasi masih berlangsung, bisa dikatakan sudah 70 persen. Kabar terakhir yang kita terima dari agen yang mengurus hal ini, Belanda akan membawa serta sejumlah pemain bintangnya," ujar Yeyen Tumena, manajer promosi PSSI seperti dikutip dari situs remi PSSI pada Kamis (19/3).

Masih kata Yeyen, timnas Belanda mengagendakan untuk berkunjung ke Indonesia dan menghadapi tim Merah Putih pada 14 Oktober mendatang. Tepatnya, setelah mereka usai melakoni laga ujicoba di Australia.



Read More......

Monday, March 23, 2009

Olahraga : Abramovich Setuju Rijkaard Tangani Chelsea


Frank Rijkaard akan datang ke Stamford Bridge bersama Hans van der Zee, chief scout Ajax Amsterdam.
Pelatih Guus Hiddink dikabarkan merekomendasikan Frank Rijkaard sebagai penggantinya di Stamford Bridge. Roman Abramovich, juragan minyak asal Rusia dan pemilik Chelsea, merestui.

Mengutip sejumlah sumber di Stamford Bridge, Daily Star melaporkan Rijkaard menyanggupi permintaan Hiddink. Bahkan Rijkaard juga mengatakan kepada beberapa rekannya bahwa musim panas mendatang dirinya akan menangani Chelsea.

Rijkaard tidak akan datang ke Stamford Bridge sendirian. Ia akan ditemani Hans van der Zee, chief scout Ajax Amsterdam, Van der Zee akan menangani pembinaan pemain muda, dan mencari bakat-bakat dari luar Inggris dan Eropa.

Frank Arnesen, salah satu murid Hiddink, juga telah merekomendasikan Van der Zee kepada Abramovich.

Surat kabar itu juga memperkirakan akan terjadi perubahan besar-besaran di manajemen Chelsea pada musim depan. Koleksi Hiddink akan mendominasi Stamford Bridge.

sumber : http://www.goal.com

Read More......

Thursday, March 19, 2009

Olahraga : satu hari lagi


Catatan Liga Champions: Tanpa Klub Italia, Jalan Menuju Roma Terbuka Lebar Buat Empat Klub Inggris
Terbukti sudah, Liga Primer Inggris saat ini terlalu perkasa buat klub-klub Serie A Italia.

Semua klub Inggris lolos ke perempat-final Liga Champions. Setelah Chelsea dan Liverpool pada malam sebelumnya terlebih dulu memastikan tiket ke babak selanjutnya, dinihari tadi giliran Arsenal dan juara bertahan Manchester United menyusul.

Namun, Bayern Munich dan Barcelona sama-sama menunjukkan kekuatan mereka. Hujan gol atas lawan masing-masing memberi peringatan keras kepada siapapun yang ingin menghadang mereka di babak berikutnya.

Dan perempat-final Liga Champions 2008/09 terasa kurang menggigit tanpa kehadiran kuda hitam: Villarreal dan Porto tentunya tak boleh dianggap remeh.

Jalan menuju Roma masih panjang, tapi kian dekat, terutama buat empat klub raksasa dari Inggris. Ujian besar pertama telah dilalui oleh Liverpool yang mampu menggasak Real Madrid dengan agregat 5-0. Sementara pimpinan klasemen Liga Primer Manchester United menghentikan langkah pimpinan Serie A Inter Milan 2-0. Chelsea menyingkirkan Juventus melalui agregat 3-2, dan Arsenal memupus harapan AS Roma melalui skor tertinggi adu penalti dalam sejarah Liga Champions, 7-6. Dengan demikian, Inggris unggul 3-0 atas klub Italia, ditambah Liverpool yang menaklukkan raja Liga Champions (pemegang sembilan titel) Real Madrid.

Menatap Undian Perempat-Final

Undian babak delapan besar akan digelar pada Jumat, 20 Maret 2009 pukul 18:00 WIB.

Berbeda dengan babak sebelumnya, kali ini sesama klub Inggris bisa saling bertemu. Mungkin saja Manchester United harus menghadapi Liverpool, Chelsea atau Arsenal. Karena separuh dari delapan yang tersisa dihuni klub Inggris, peluang adanya pertemuan sesama klub Inggris pun cukup besar.

Inilah pot delapan besar berdasarkan koefisien UEFA:

1) Manchester United
2) Chelsea
3) Liverpool
4) Barcelona
5) Arsenal
6) Bayern Munich
7) Villarreal
8) Porto

Partai pertama akan dimainkan pada 7-8 April, dan leg kedua hanya seminggu kemudian. GOAL.com akan meliput secara LIVE undian delapan besar Liga Champions pada Jumat depan 18:00 WIB, diikuti undian Piala UEFA satu jam sesudahnya.

Undian ini sekaligus menentukan siapa calon lawan di semi-final, yang akan dimainkan pada 28-29 April dan 5-6 Mei. Kemudian Stadio Olimpico di Roma sudah dipastikan menjadi tempat diselenggarakannya final Liga Champions 2008/09 pada 27 Mei.

Melihat pot yang ada, inilah prediksi hasil undian perempat-final dan semi-final dari saya:

Manchester United atau Porto vs. Barcelona atau Arsenal
Liverpool atau Chelsea vs. Villarreal atau Bayern Munich

Bagaimana prediksi Anda?

source : http://www.goal.com
source gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiTq-ctTmsW7eWq0BXcMtrNeSmOrS-54Yg-z89pfY0rtyMmUS-gOPqlypB4L3CiH3FWOXfF1FVpkysax44Z0eKyxzMo4MI4q6QvJw7zzQKKfpd6zlD84u8MiaZG73LkAf5_pjkujypkuxM/s320/UEFA+Champions+League+2008.jpg

Read More......

Wednesday, March 18, 2009

olahraga : Platini Siap Bicarakan Liga Super Eropa


Ide pembentukan sebuah Liga Super Eropa yang akan menggantikan ajang Liga Champions dan Piala UEFA mencuat kembali ke permukaan.

Badan sepakbola Eropa UEFA lewat presidennya Michel Platini menegaskan kalau mereka siap berdiskusi mengenai kemungkinan terwujudnya liga tersebut.

France Football melaporkan kalau liga tersebut akan terdiri dari tiga divisi yang berisikan 20 hingga 22 tim di tiap divisi. Ide ini tadinya berasal dari G14 yang anggotanya merupakan klub-klub sepakbola besar di Eropa.

Kini G14 telah digantikan dengan Asosiasi Klub Eropa (ECA) yang mempunyai anggota lebih dari 100 klub sepakbola di benua itu.

ECA membawa kembali ide Liga Super Eropa itu dalam pertemuan mereka di Swiss minggu lalu. Mereka beranggapan kalau keadaan ekonomi saat ini sesuai untuk bergulirnya liga tersebut.

Dalam analisa ECA, liga itu akan lebih banyak menghasilkan dana yang dapat membantu klub yang tengah dibekap krisis.

Saat ditanya mengenai proposal liga tersebut, Platini mengatakan kalau semuanya terserah padanya, ia akan mengembalikan kompetisi ke Piala Eropa seperti pada awalnya yang hanya berisikan babak gugur. Tetapi ia juga terbuka terhadap semua usulan yang masuk.

"Semua orang mengetahui filosofi saya tentang kompetisi Eropa, tetapi dunia telah berubah dan kami harus berhati-hati menyikapinya."

"Bila para klub datang dan berbicara dengan kami, tentunya kami akan mendengarkan mereka dan kemudian mengambil keputusan."

Bila memang akhirnya Liga Super Eropa ini berjalan, perlu diadakan perubahan di liga domestik agar klub-klub papan atas dapat ikut serta di kedua liga itu.

Sumber : http://www.goal.com

Read More......

Saturday, March 07, 2009

Olahraga : BTN Tetapkan Skuad Timnas SEA Games 2009

Sebanyak 28 pemain di panggil Badan Tim Nasional (BTN) PSSI untuk mengikuti proses seleksi timnas SEA Games 2009.

Janji Badan Tim Nasional (BTN) PSSI untuk segera melakukan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) timnas U-23 sebagai persiapan menghadapi SEA Games 2009 Laos, bukan sekedar isapan jempol.

Kemarin, badan bentukan PSSI yang bertanggung jawab terhadap timnas itu mengumumkan 28 nama pemain pemain U-23 yang diproyeksikan menjadi pilar timnas di ajang multi event dua tahunan di Asia Tenggara tersebut.

“ Kita telah melaksanakan pemantauan pemain tahap awal berdasarkan kriteria tinggi badan. Di mana kiper, stopper, dan striker harus memiliki tinggi badan minimum 180 cm. Sedangkan posisi right–left defender dan midfielder minimum 175 cm,” kata ketua BTN, Rahim Soekasah, seperti dikutip dari situs resmi PSSI.

Masih kata Rahim, pemantauan sejumlah pemain tersebut dilakukan terhadap klub Superliga, divisi utama, kompetisi U-21, dan tim PON. Tadinya imbuh Rahim, BTN menargetkan untuk mendapatkan 30 nama pada seleksi tahap pertama yang akan berlangsung bulan ini.

"Artinya masih ada dua tempat yang tersisa akan diisi sebelum proses seleksi pemain dilakukan pelatih Cesar Payovich. Nantinya, 30 pemain yang terpilih sesuai rencana akan dikumpulkan di Sawangan, sepekan sebelum kedatangan Cesar ke Indonesia,” beber Rahim, sembari menambahkan jika hanya akan ada 22 pemain yang diberangkatkan ke Uruguay untuk melakukan pemusatan latihan.

Daftar nama pemain yang dipanggil:

Kiper: Kurnia Meiga (Arema), Johan Angga (Persijap), Dede Sulaiman (Sriwijaya FC), Frenky Irawan (PSM), Dedi Heryanto (Persib U-21).
Belakang: Herry Susili (PSIS), Maikel Detubun (PKT), Dedi Indra Sampurna (Persikab), Achmad Jufriyanto (Arema), Djayusman Triasdi (PSM), Rachmat Latif (PSM), Windu Hanggoro Putra (PON DKI), Anggi Indra Permana (Persib U21), Elvis Nelson Anes (PON DKI), Bobby Satria (Persebaya), Richie Pravita Hari (Arema).
Tengah: M Fauzan Djamal (Semen Padang), Ferdinand Alfred Sinaga (Pelita Jaya U21), Hendro Siswanto (PSIS), Fendry Mofu (Persiwa), Lucky Wahyu Dwi Permana (Persebaya), Arry Vilanop Martin (Persib U21), Riski Novriansyah (Pelita Jaya), Rendy Saputra (Persib U21).
Depan: Zisva Siswanto Maco (Semen Padang), Dede Hugo Kunarko (Deltras), Gherry Setia Adhi Nugraha (Pelita Jaya), Jajang Mulyana (Pelita Jaya).

Oleh Yuslan Kisra
Sumber : http://www.goal.com/

Read More......

Monday, March 02, 2009

Olahraga : Manchester United Carling Cup Champion 2009


United edged a tense Carling Cup final against Tottenham Hotspur, winning a second major trophy of the season after a penalty shootout at Wembley.

Ben Foster saved superbly from Jamie O'Hara and David Bentley missed the target altogether, allowing Anderson to score the winning penalty after Ryan Giggs, Carlos Tevez and Cristiano Ronaldo had all successfully converted.

It was no more than United deserved for bossing much of the match itself. Ronaldo came closest to winning the cup in normal time, but his powerful effort was denied by the post in the dying seconds of a close-fought final.

True to his word, Sir Alex kept faith with the players who had taken the Reds to Wembley. With the exception of Patrice Evra and Rio Ferdinand, every member of the starting XI had started at least one match earlier in the competition.

Ronaldo had Heurelho Gomes worried twice inside the opening six minutes, firstly with a 25-yard free-kick which fizzed over, then with a half-hit shot on target after good build-up play from Nani and Tevez.

United's crisp passing and non-stop movement had Tottenham chasing shadows during the opening exchanges. Gibson was inches away from netting a 25-yard scorcher, only for his effort to fade just past Gomes' top corner with the Brazilian beaten.

Moments later the Brazilian clawed Nani's low shot round the post as United's pressure continued, only for Spurs to almost snatch the lead on 17 minutes. Lennon broke free of Evra's attentions and bypassed Foster with his pull-back, but

Rio Ferdinand was alert to the threat of Roman Pavlyuchenko and pipped the Russian to the loose ball.

So infrequent were Spurs' forays forward, that the skipper's next contribution came at the other end. Spurs made a hash of clearing a Nani cross, and Ferdinand took a touch before sending a 25-yard volley onto the roof of Gomes' net.

From then, the Londoners increasingly got to grips with United's one-touch approach, and Lennon was at the heart of all their attacking penetration. Evans had to be alert to stop another pull-back from the former Leeds man, before Pavlyuchenko headed over from a left-wing Lennon cross.

By the time the interval came, Tottenham were far more worthy of parity, having been under the cosh for much of the opening period. United could - and should - have forged ahead within three minutes of the restart. Ronaldo, played through by O'Shea, opted to pass rather than shoot from a tight-ish angle, allowing Spurs to survive.

Harry Redknapp's side were handed another let-off on the hour-mark. A Gibson corner was half-cleared as far as Evans, whose mis-hit shot was off target, but ended up only fractionally wide after Tevez's clever flick deviated it goalwards.

Lady Luck then quickly flipped sides, back and forth. John O'Shea was a touch fortunate to pick up one yellow card rather than two, but Ronaldo was then harshly booked for diving when Spurs skipper King had caught him just inside the area.

That misfortune was almost compounded with 20 minutes remaining as Foster thwartedLennon after the clearest opening of the match. The winger was found in acres of space inside the area, but Foster displayed brilliant reactions to turn away Lennon's stinging shot.

Substitute Anderson, on for Danny Welbeck, then stung Gomes' palms with a curling effort from just outside the area, before Nemanja Vidic was introduced in place of the now-limping O'Shea.

The nip-and-tuck nature of the match continued with few clear openings until, less than 30 seconds from time, Ronaldo cut in from the right and smashed a left-footed effort which rebounded off the inside of Gomes' post and away to safety.

That was the final opportunity in normal time, and the first opening of extra time also came United's way, as Tevez drifted a header wide from Evra's left-wing cross. Darren Bent then forced Foster to save smartly with his legs at the near post in the second period, but Evra almost won it with a minute remaining with a stinging half-volley which only fractionally flew over.

It was no surprise, however, when penalties were required to determine a winner. United prevailed emphatically to secure a second trophy of the season, with another three still very much in the Reds' sights.

Sumber : http://www.manutd.com



Read More......

Wednesday, February 25, 2009

Olahraga : BTN Akhirnya Dukung Kedatangan Irfan Bachdim & Sergio Van Dijk


Badan Tim Nasional (BTN) menyampaikan dukungannya untuk mendatangkan Irfan Bachdim dan Sergio van Dijk dalam rangka ujicoba Indonesia melawan Selandia Baru dan Manchester United. Bahkan, Ketua BTN Rahim Soekasah mendesak PSSI untuk segera menindaklanjuti kehadiran dua pemain keturunan Indonesia tersebut.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Rahim Soekasah akhirnya menyatakan mendukung kedatangan dua pemain keturunan Indonesia-Belanda, Irfan Bachdim yang saat ini merumput di Liga Belanda bersama FC Utrecht, dan Sergio Van Dijk, pemain Queensland Roar, divisi utama Liga Australia.

Pernyataan mendukung tersebut disampaikan Rahim saat melakukan pembicaraan dengan pemimpin redaksi GOAL.com Indonesia Bima Prameswara Said, di ruang rapatnya di Graha Kapital, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (19/2) siang.

"Sebenarnya dari dulu saya mencari pemain-pemain keturunan Indonesia untuk membela timnas kita, tapi masalahnya selalu terkait keimigrasian. Mereka memegang paspor Belanda, tapi mereka tidak rela melepas kewarganegaraan Belanda untuk menjadi WNI," katanya.

"Jumlah pemain keturunan di Eropa banyak. Semuanya ingin memperkuat timnas, tapi tak satu pun mau mengorbankan status social security mereka di sana, karena justru merugikan hak-hak mereka."

Masih kata Rahim, pihaknya juga tidak bisa 'diam-diam' mengurus paspor Indonesia bagi semua pemain keturunan, karena pihak keimigrasian sudah pasti tidak mungkin memberikannya, kecuali mereka melepaskan status kewarganegaraan Belanda terlebih dulu.

"Di sana boleh dual citizenship, tapi di sini kan tidak mengizinkan. Untuk kasus Irfan tidak masalah, karena dia sudah memegang paspor Indonesia," imbuhnya.

"Saya sendiri pernah ke Belanda dan menyaksikan Irfan bermain, tapi kualitasnya waktu itu masih buruk, jauh di bawah kualitas pemain lainnya di timnas U-23. Setiap kali saya ke Belanda, saya tak pernah melihat dia dalam susunan pemain pertandingan FC Utrecht, dan saya tahu dia baru sekali main di tim senior mereka, itu pun diturunkan dari bangku cadangan. Mudah-mudahan kali ini ada peningkatan. Siapa tahu di waktu mendatang permainannya semakin baik," bebernya.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk menjawab rasa penasaran masyarakat, baik Irfan maupun Sergio bisa diundang ke Jakarta dalam dua ujicoba mendatang. Yakni melawan Manchester United [24 Juli], agar penonton terhibur. Sebelumnya [pada 1 April], akan lebih baik lagi jika mereka bisa ikut melawan Selandia Baru

"Mereka bisa dipasang untuk entertainment dulu, setelah itu kalau permainannya oke, baru dipertimbangkan untuk menjadi pemain timnas," katanya.

Rahim juga mengakui, dukungan dari BTN untuk Irfan dan Sergio sudah disampaikan ke PSSI.

"Tinggal PSSI yang mengurus kedatangan mereka ke sini," tandasnya.

Sumber : www.goal.com
Sumber gambar : http://i.media.goal.com/g/43139_news.jpg

Read More......

Tuesday, February 17, 2009

Olahraga : Kaka best Brazilian player in Europe in 2008.




At an meeting in the heart of AC Milan's training centre, with an available, simple and top class player. We are pleased to announce that the inaugural Samba Gold trophy has been delivered in person to the winner Kaká, along with the title of the best Brazilian player in Europe in 2008.

In a few words, Kaká evokes joy to open the record of our Samba d'Or, the importance of religion in his life, his desire to be present at the next World Cup in 2010 in order to win another world title.

- What do you think of Samba Gold?
- The idea is very good for relations between Brazil and Europe. It is a mix between the joy of Brazilian football and the side tactics, technique and discipline of European football. The fact that this award comes from a famous artist, famous, in fact, a significant price. I am very happy to have won for its first year. It is a great honor.

- The voters have entrusted with you to the be the perfect example of a Brazilian in Europe...
- Brazilian football is today an example. The whole world follows football, the sport is seen across the globe. People love football, players have a responsibility to be a great example, to pass good values, thats what I try to do on the ground and through football.

- You often put forward your religion ...
- I am evangelical. I grew up with that, my parents taught me these values. Thereafter, I learned everything that can transmit to people through Biblical values, the values of Jesus. To me it is a great joy and pride to show what God has done in my life. I hope in the lives of everyone, I can also do in the lives of others.

- How do you see the 2010 World Cup?
- Brazil play to win. All competitions that we play in, it is always to win. At the next World Cup it will be the same, there will be waiting even though it will be complicated. We must break that Brazil being, I too would do everything to try to be
present to pick up a new world title.

Sumber : en.sambafoot.com



Read More......

Olahraga : Sepuluh Fakta Menarik Tentang Samuel Eto'o


Samuel Eto'o Fils (lahir 10 Maret 1981 di Nkon, Kamerun) adalah penyerang sepak bola Kamerun yang bertinggi tubuh 179 cm dan bermain di FC Barcelona.Dia dinobatkan oleh Fédération Internationale de Football Association sebagai pemain terbaik ke-3 dunia tahun 2005 dibawah Ronaldinho dan Frank Lampard. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah sejak Piala Afrika pertama kali digelar dengan 16 gol dan juga menjadi pemain Afrika dengan penampilan terbanyak di La Liga. Ia juga adalah mantan pemain terbaik Afrika 3 kali berturut-turut dari tahun 2003 sampai tahun 2005.

Samuel Eto'o adalah bakat luar biasa yang dilahirkan Kamerun. Seperti semua calon legenda, Samuel menyita perhatian publik sepakbola Kamerun dan Afrika sejak masin anak-anak. Berikut fakta menarik tentang Samuel Eto'o.

10. Samuel bergabung dengan Real Madrid tahun 1997 pada usia 16 tahun. Di sini, ia hanya berlatih dan bermain di Real Madrid B. Ketika klub junior itu terdegradasi ke Divisi II, Eto'o harus pergi karena tidak ada tempat bagi pemain non-Uni Eropa. Ia dipinjamkan ke Leganes, klub Divisi II, pada musim 1997/1998.

9. Usai dua musim di Leganes, Samuel kembali ke Madrid tapi tidak mendapat tempat di tim inti Los Blancos. Kabar yang beredar saat itu menyebutkan Samuel tidak pantas mengenakan kostum Real Madrid, karena tidak ganteng. Perez pula yang memutuskan meminjamkannya ke Real Mallorca.

8. Di Mallorca, Samuel membangun dirinya. Ia menyita perhatian banyak klub. Mallorca membelinya dengan harga £4.4 juta, tertinggi di Mallorca sampai saat ini. Ia menjadi pujaan fans The Islanders karena dua hal; kemampuan dan sifat sosialnya. Samuel mendonasikan €30,000 untuk membeli makanan bagi fans Mallorca yang melakukan perjalanan ke kandang Recreativo Huelva, untuk menyaksikan final Copa del Rey. Mallorca menang 3-0, dengan Samuel mencetak dua gol di menit-menit akhir.

7. Ia menjadi top scorer La Liga, dan mengoleksi 54 gol untuk Mallorca. Barcelona tertarik membelinya dengan harga €24 juta, lima kali lipat lebih dari harga yang dikeluarkan Mallorca untuk memboyongnya dari Madrid. Di Madrid, Florentino Perez menyesali keputusannya, dan bermaksud memboyong kembali Samuel. Mallorca terlanjur telah meneken kesepakatan. Tambahan pula, Madrid telah memenuhi kuota tiga pemain non-Uni Eropa.

6. Jauh sebelum Samuel Eto'o membangun reputasinya sebagai pemain profesional, timnas Kamerun telah melihat bakat luar biasanya sedini mungkin. Samuel masuk timnas Kamerun pada usia 14 tahun, dan tampil melawan Kosta Rika pada 9 Maret 1996. Tahun 1998, Eto'o menjadi pemain termuda di Piala Dunia. Ia bermain ketika Kamerun dikalahkan Italia 3-0, saat itu usianya 17 tahun lebih tiga bulan. Empat tahun kemudian Samuel mecetak gol pertamanya di Piala Dunia 2002, ketika Kamerun mengalahkan Arab Saudi.

5. Ia adalah bagian timnas Kamerun yang memenangkan Piala Afrika 2000 dan 2002, dan peraih medali emas Olimpiade 2000. Ia mendepak Brasil dari Piala Konfedeeasi 2003 lewat gol tunggalnya. Tapi tiga tahun kemudian menjadi bencana kegagalan Kamerun di Piala Afrika, karena gagal mengeksekusi penalti. Ia kini menjadi leading scorer Piala Afrika dengan 16 gol. Untuk semua sukses di dalam dan di luar Afrika, Samuel tiga kali meraih penghargaan Pemain Terbaik Afrika.

4. Di Barcelona, Eto'o memberi kontribusi luar biasa bagi sukses Barcelona meraih gelar 2004/2005. Ia juga mengobati kerinduan fans El Barca akan munculnya top scorer dari Barcelona, dengan mencetak 26 gol untuk mengungguli David Villa. Di Liga Champions, Eto'o juga berperan besar ketika El Barca mengalahkan Arsenal di Paris.

3. Fans dan semua pelatih mengenalnya sebagai pemain paling berbakat dari Afrika saat ini, tapi wartawan mengidentifikasinya sebagai figur paling kasar. Ia pernah mengancam akan membunuh reporter televisi. Menanduk seorang wartawan saat konferensi pers. Memaki Real Madrid saat perayaan kemenangan Barcelona, dan lainnya.

2. Bersamaan dengan semua sukses yang diraihnya, sentimen rasis menggejala di Spanyol. Ia kerap menjadi sasaran pelecehan fans klub-klub tertentu. Bahkan Samuel Eto'o sempat meninggalkan lapangan ketika fans Zaragoza mencemoohnya dengan nyanyian rasis. Ia juga merasa perlu merasa perlu mengungsikan istri dan ketiga anaknya ke Paris, karena Spanyol tidak bersahabat lagi dengan warga kulit hitam. Padahal, Samuel Eto'o telah menjadi warga negara Spanyol.

1. Bersama pemain kulit hitam lainnya, Samuel Eto'o melawan rasisme di sepakbola Spanyol dan Eropa. Thierry Henry terlibat di dalamnya. Peserta aktif lainnya adalah Marco Zoro, pemain SL Benfica.

Sumber : Goal.com, id.wikipedia.org
Sumber gambar : http://goonersworld.files.wordpress.com/2008/06/samuel-etoo.jpg



Read More......

Tuesday, February 10, 2009

olahraga : Chelsea sack Scolari


Chelsea have sacked manager Luiz Felipe Scolari after falling behind in the English Premier League title race, the club announced on Monday. The Blues sit fourth in the table, seven points behind leaders Manchester United after being booed off the pitch by their own fans at Stamford Bridge following a goalless draw with top-flight new boys Hull on Saturday.

"Unfortunately, the results and performances of the team appeared to be deteriorating at a key time in the season," a Chelsea statement confirming Scolari's dismissal said. "In order to maintain a challenge for the trophies we are still competing for we felt the only option was to make the change now."

Scolari, the former FIFA World Cup™ winning coach of Brazil, was in his first season at the club owned by Russian billionaire Roman Abramovich, and he was sacked with immediate effect. Chelsea's statement added: "The search for a new manager had already started and we hope to have someone in place as soon as possible.

"Felipe has brought many positives to the club since he joined, and we all feel a sense of sadness that our relationship has ended so soon."

Assistant manager Ray Wilkins, a former Chelsea captain, will take charge of Chelsea on a temporary basis. It has been reported that Russia coach Guus Hiddink, linked with the Chelsea job last year, is now a candidate to take over. Reports also said Avram Grant, the man Scolari replaced in July, could be set for a return to the club although he has also been linked with the vacancy at Portsmouth, after Tony Adams was sacked earlier on Monday.

Some Chelsea fans during Saturday's match called for former player Gianfranco Zola, now in charge of London rivals West Ham, to replace Scolari. However, West Ham vice-chairman Ausgier Fridgeirsson told BBC Sport the club had had no contact from Chelsea regarding Zola, who replaced Alan Curbishley at Upton Park in September, or former Chelsea coach Steve Clarke, Zola's current assistant.

Scolari, who won the 2002 FIFA World Cup with Brazil, was manager of Portugal before he took over at Chelsea - his first job in European club management. Chelsea great John Hollins said that lack of experience of club football had ultimately counted against the 60-year-old.

"You can't knock him for what he's done internationally but club football is a different ball game," Hollins, who after playing for Chelsea managed the club for three years in the 1980s, remarked. "I feel he couldn't adapt to the every day thing (of club management). Internationally he's had time to look at a game and pick a team but (Chelsea) is instant," Hollins added.

Scolari is the seventh Premier League manager to either be sacked or quit this season

Sumber : www.fifa.com
Sumber gambar : http://soccerlens.com/wp-content/uploads/2008/07/phil-scolari280x390.jpg

Read More......

olahraga : Jangan olahraga berlebihan


Melakukan olahraga dengan teratur memang sangat baik untuk kesehatan kita, tetapi kalau berlebihan berbahaya juga untuk kesehatan kita, akibat dari olahraga yang berlebihan yaitu :

Penurunan Performa
Forsir yang berlebihan pada tubuh akan membuat tubuh Anda secara otomatis melemah. Beban yang biasa Anda angkat, kini terasa berat.

Jantung Berdetak Terlalu Keras
Akibatnya Anda akan kesulitan konsentrasi, bahkan sulit tidur karena otak akan selalu siaga.

Hilang Semangat
Segala sesuatu yang dilakukan secara terus menerus pasti akan menimbulkan kejenuhan. Begitu juga dengan olahraga, jika dilakukan secara terus menerus akan terasa sebagai kewajiban dan bukan lagi hal yang menyenangkan.

Daya Tahan Tubuh Menurun
Daya tahan yang menurun akan membuat Anda mudah letih dan gampang terserang penyakit.

Hilang Nafsu Makan
Selera makan Anda dapat menurun secara drastis setelah daya tahan tubuh menurun. Otomatis justru sakit yang Anda dapat, bukannya tubuh fit seperti yang diharapkan sebelumnya.

Nah, mulai sekarang atur agenda olahraga Anda menjadi dua atau maksimal tiga kali dalam seminggu agar tubuh tetap fit dan stamina Anda tetap terjaga. Selamat Mencoba!

Sumber: hanyawanita.com
Sumber gambar : http://spirit2bless.com/wp-content/uploads/2008/09/thumb-jogging.jpg

Read More......

Wednesday, January 28, 2009

Rafael Nadal: Tidak Bisa Nulis Tapi 'Ngotot' Nge-blog


Saat mengikui Australia Open, Rafael Nadal menjamin penggemarnya akan selalu mendapatkan berita mengenai dirinya melalui blog.

Dilansir melalui AFP, Senin (19/1/2009), Nadal mengaku ingin memiliki blog sejak lama. Sayangnya, ia tidak memiliki keahlian menulis dan waktunya terbuang cukup banyak untuk bermain tenis.

"Ini merupakan blog pertamaku. Saya tidak akan berbohong kepada anda bahwa menulis bukanlah hal yang mudah untuk saya karena saya sama sekali tidak memiliki keahlian menulis. Namun hanya ini satu-satunya cara bagi saya untuk bisa dekat dengan para penggemar saya," ujar Nadal

Dengan blog ini pula, para penggemarnya dapat mengetahui hal yang selama ini mereka pertanyakan. Baik mengenai hubungan seks yang kabarnya tidak boleh dilakukan menjelang pertandingan, atau mengenai motivasinya bermain tenis.

Ketika ditanya mengenai masalah seks menjelang pertandingan, Nadal hanya menjawab bahwa hal itu merupakan hak masing-masing pemain karena hanya mereka yang tahu mengenai diri mereka masing-masing, termasuk pengaruh seks menjelang pertandingan bagi diri mereka.

Sedangkan ketika ditanya mengenai motivasi dirinya dalam bermain tenis, Nadal hanya mengatakan, bermain tenis dan memiliki kesempatan untuk menang merupakan dua hal yang selalu memotivasi hidupnya.

Dalam blog tersebut, Nadal juga menjagokan tim sepakbola favoritnya, Real Madrid, untuk memenangkan Liga Spanyol tahun ini.

Read More......

Indonesia Gagal Tundukkan Australia


Lebih sering memperoleh peluang dibanding lawannya, Indonesia harus puas dengan satu poin. Menjamu Australia di Stadion Gelora Bung Karno, tuan rumah berbagi skor kacamata alias 0-0.

Dengan dukungan sekitar 40 ribu suporter fanatiknya, Rabu (28/1/2009) malam WIB, Indonesia menampilkan permainan yang cukup baik saat menghadapi Australia, yang tampil tidak dengan tim terbaiknya. Setidaknya Ponaryo Astaman dkk mampu menyuguhkan permainan yang ngotot dan memiliki statistik penyerangan yang lebih baik dari lawannya.

Pelatih Benny Dollo membangkucadangkan Bambang Pamungkas dan menjadikan Mushafry sebagai starter penyerang murni, ditopang tiga gelandang bernaluri serang tinggi, Boaz Solossa, Budi Sudarsono, dan Firman Utina.

Di kubu Australia, pelatih Pim Verbeek tidak berada di bench karena menjalani skorsing. Instruksi dari pinggir lapangan dilakukan asistennya, Graham Arnold. Dua pemain paling senior dan terkenal dari Socceroos dimainkan sejak awal, yakni striker Archie Thomson dan bek sekaligus kapten Craig Moore.

Indonesia memulai tekanannya melalui tembakan Firman di menit ketujuh. Namun bola yang meluncur dari luar kotak penalti dapat diredam kiper Eugene Galekovic. Dua menit kemudian serangan berikutnya dirancang dari sayap kanan. Sundulan Mushafry, menyambut crossing Ricardo Salampessy, masih lemah dan tidak membahayakan.

Tuan rumah memainkan bola dari kaki ke kaki yang cukup bagus. Di menit 12, dari proses seperti itu, Budi melakukan tembakan ke arah gawang tapi melambung.

Australia baru melakukan shot pertamanya di menit 15, namun tendangan jauh Tom Poldenjak dapat dipatahkan kiper Markus Horison, walaupun tangkapannya tidak begitu bagus.

Kans terbaik Indonesia terjadi di menit 34. Dari sebuah serangan yang terancang dengan baik, Firman memberi umpan terobosan ke dalam kotak penalti. Mushafry yang ditempel ketat seorang bek lawan berhasil melepaskan tendangan silang datar ke tiang jauh, tapi masih melebar.

Sebelum turun minum Indonesia membuat tekanan lagi melalui aksi individu Boaz yang melewati dua pemain lawan. Namun saat menendang ia keburu diblok Fernando Vargas.

Australia mencoba lebih agresif setelah jeda 15 menit. Satu menit dari restart mereka memperoleh free kick sekitar lima meter dari luar kotak penalti Indonesia. Markus meninju bola di udara, tapi bola muntah dilanjutkan dengan tendangan langsung ke arah gawang oleh Scott Jamieson. Kali ini Markus menjadi pahlawan dengan menangkap bola tersebut.

Australia selama 10 menit tampak lebih nyaman dalam mengendalikan permainan di lapangan tengah. Namun setelah itu Indonesia berhasil merebut kembali kendali permainan dan mulai intensif menyerang.

Di menit 60 Budi mempertontonkan aksi menawan. Setelah menarik keluar dua bek lawan, ia lalu menyodorkan bola kepada Mushafry di sektor kiri pertahanan Australia. Mushafry lalu mengirim umpan silang yang mengarah pada Budi yang masuk dari belakang. Akan tetapi tandukan Budi di mulut gawant tidak terlalu keras dan bisa diantisipasi kiper Galekovic.

Indonesia melanjutkan momentum tersebut untuk menggempur pertahanan Australia. Di menit 63 Budi kembali kehilangan peluang. Gerakannya terhambat karena sempat menduga offisde, sementara para pemain belakang Australia sudah kehilangan posisinya.

Mushafry yang tampak mulai kelelahan digantikan Elie Aiboy. Tak lama kemudian Australia membuat publik Senayan menahan nafasnya. Akibat Markus tak lengket dalam menangkap sebuah tembakan, bola nyaris bisa diambil Matt Simon saat rebound. Beruntung tangan kanan Markus masih bisa menjangkau bola dan mengamankan keadaan.

Tiga menit berselang Australia memiliki peluang lagi, kali itu melalui tendangan bebas. Matthew McKay mengeksekusinya melewati pagar betis, tapi arah bola menyamping ke kiri gawang Markus.

Di menit 70 Benny Doillo memasukkan Bambang Pamungkas dan menarik Boaz. Namun, hingga akhir pertandingan tidak banyak aksi yang bisa dilakukan Bambang, tidak juga pemain-pemain lain, juga dari kubu Australia. Indonesia pun, walau tampil lebih dominan, harus puas dengan satu poin.

Indonesia mengantongi dua poin dari dua pertandingan di Grup B, setelah pekan lalu menahan tuan rumah Oman juga dengan skor 0-0. Adapun Australia baru memainkan laganya hari ini. Selanjutnya Indonesia bertemu Kuwait di bulan November.

Susunan pemain

Indonesia: Markus Horison; Isnan Ali, Charis Yulianto, Maman Abdurahman, Ricardo Salampessy; Firman Utina, Hariono, Ponaryo Astaman; Boaz Solossa (Bambang Pamungkas 70), Budi Sudarsono (Erol Iba 82), Talaohu Abdulmushafry (Elie Aiboy 63)

Australia: Eugen Galekovic; Rodrigo Fargas, Scott Jamieson, Dean Heffernan (Michael Zullo ’74), Craig Moore, Mathew Mckay, Paul Reid, Tom Pondeljak (Billy Celseki 67), Matt Thompson, Archie Thompson, Danny Allsopp (Matthews Simon 53), dikutip dari : detiksport


Read More......